01916 2200265 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001200122084001800134100001600152245013100168250001000299260003700309300002600346650003300372520114200405856004301547990001501590990001501605990001501620990001501635INLIS00000000103354420240314121625 a0010-0324000307ta240314 g 0 ind  a978-623-01-0053-6 a371.102 a371.102 ZAI p0 aZainal Aqib1 aPTK,PTS,& PTBK :bPenelitian tindakan kelas,penelitian tindakan sekolah,penelitian tindakan bimbingan konseling /cZainal Aqib aCet.1 aYogyakarta :bAndi Offset,c2019 a316 HLM ;c16 x 23 cm 4aTINDAKAN BIMBINGAN KONSELING aPenelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR), mempunyai tujuan yaitu untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas praktik pembelajaran guru di kelas secara berkesinambungan. PTS (Penelitian Tindakan Sekolah) atau School Action Research (SAR) adalah bentuk kegiatan refleksi diri yang dilakukan oleh para pelaku pendidikan (Pengawas Sekolah dan atau Kepala Sekolah) dalam situasi pendidikan untuk memperbaiki rasionalitas dan keadilan. Sedangkan PTBK (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling) atau Guidance and Counseling Action Research, yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru BK atau Konselor di sekolah atau ruang BK tempat ia bertugas dengan tekanan pada penyempurnaan atau peningkatan proses dan praksis konseling. Penelitian Tindakan (Action Research), diperkenalkan pada tahun 1946 oleh ahli psikologi sosial Amerika yang bernama Kurt Lewin. Inti gagasan Kurt Lewin inilah yang selanjutnya dikembangkan oleh ahli-ahli lain seperti Stephen Kemmis, Robin MCTaggart, John Elliot, Dave Ebbutt, dan lainnya. Di dalam bidang pendidikan, penelitian ini dapat dilakukan pada skala makro maupun mikro. aPerpustakaan Daerah Kabupaten Sumedang a2024U01945 a2024U01946 a2024U01947 a2024U01948